Minggu, 29 Mei 2011

Stalking :>

Stalking itu kalau diartikan secara harfiah ke dalam bahasa indonesia namanya menguntit. Apa yang dikuntit? Pastinya sih orang, karena orang adalah objek yang menarik untuk diikuti. Cara menguntit itu bermacam-macam, bisa langsung mrngikuti orangnya kemanapun dia pergi, bisa dengan memperhatikan orang tersebut setiap waktu, mencari-cari informasi tentang dirinya melalui berbagai macam sumber, atau juga dengan mengikuti setiap perkembangan berita mengenai orang tersebut. Pokoknya, segala cara yang dilakukan dengan sadar dengan memfokuskan pada satu orang sebagai tujuan bisa disebut menguntit.


Nah, aku beberapa hari yang lalu baru aja menguntit orang. Ceritanya dia senior di kampus, lima atau enam tahun di atas lah, jadi sekitar tahun 2004/2005 gitu. Secara anak FKG koasnya di kampus, jadi meski udah jauh tahunnya tetep aja bisa ketemu. Aku yang 2010 aja masih nemu orang yang masuknya tahun 2003.


Pertama kali ketemu sama si abang ini sekitar bulan Januari 2011. Kita yang KBK baru aja masuk kuliah. Karena hari pertama, jadwalnya nggak terlalu padat. Masuk jam 7 terus mandiri jam 9. Jam mandiri itu aku pake untuk pergi ke kantin buat beli cemilan. Biasa, anak kos kan jarang sarapan pagi. Hari itu mungkin jadi hari keberuntungan aku karena di hari itu aku ketemu sama dia, si abang koas yang aku belum tau namanya. Awalnya aku kira dia anak fakultas lain yang numpang makan di kantin karena di pake baju kemeja putih dan celana hitam.


Tapi ternyata aku salah.


Keesokan harinya aku ketemu dia di kantin juga, waktu itu dia sudah memakai jas putih koas. Wow! Aku bersorak loh dalam hati. Berarti aku punya kesempatan untuk mengenal dia. Selama aku kuliah (udah 6 bulan waktu itu) aku belum pernah melihat dia. Kemungkinan pertama yang muncul, barangkali abang ini baru saja selesai skripsi jadi dia jarang kelihatan di kampus. Dan kemungkinan itu yang tetap aku anggap sebagai kemungkinan paling mungkin sampai sekarang.


Sejak saat itu aku suka sama dia. 


Dia punya mata besar dengan bulu mata yang pas, bibirnya merah dan kulitnya warna kuning langsat tipikal orang indonesia, tingginya semampai, dan rambutnya bergelombang tepat dengan potongan di atas telinga. Intinya, dia ganteng. ( :> :> :> )


Aku berusaha buat tau namanya dengan cara yang biasa sampai akhirnya, aku putus asa dan mulai stalking! Ternyata dapet namanya lebih gampang kalo emang udah diniatin untuk stalking. Dalam waktu satu malam aku bisa tau nama panjangnya, nama panggilannya, kesukaannya, berapa saudaranya, rumahnya di mana, dan lain sebagainya. Keren ya? hi hi


Tapi entah kenapa setelah aku tau semuanya jadi sekarang nggak terlalu hiper banget soal dia. Jadi biasa aja sekarang. Pepatah yang bilang kalau 'Tak kenal maka tak sayang' kayaknya kurang efektif kalau digunakan di sini. Setelah kenal, malah jadi tak sayang. 

0 komentar:

Posting Komentar